MEDIAJURNAL » Lifestyle » Merokok 50-100 Batang Sama dengan Menghisap Shisha Selama 1 Jam

Merokok 50-100 Batang Sama dengan Menghisap Shisha Selama 1 Jam

Written by on |
Cewek Hisap Shisha

Cewek Hisap Shisha / Pinterest

Sudah menjadi keparcayaan umum bahwa shisha atau rokok pipa lebih aman digunakan daripada rokok biasa. Namun apakah kepercayaan umum itu sepenuhnya benar? Penelitian terbaru yang dilakukan oleh dr Louis Wang dari rumah sakit St Vincent Sydney malah menunjukan sebaliknya.

Hasil penelitian yang juga dipublih pada Jurnal Medis Australia itu menunjukan bahwa shisha lebih berbahaya daripada rokok biasa. dr Louis mengambil kasus seorang perempuan berusia 20 tahun yang hampir setiap hari rutin menghisap shisha. Perempuan itu kemudian dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami keracunan karbon monoksida.

Dari hasil penelitiannya, Dr Louis Wang menegaskan bahwa bila seseorang menghisap shisha selama satu jam, sama artinya dengan orang tersebut merokok sebanyak 50-100 batang. Menurutnya, semua bahaya yang ada dalam rokok juga ada dalam shisha. Bahkan shisha punya bahaya tambahan, yaitu risiko keracunan karbon monoksida.

Advertisements

“Semua konsekuensi jangka panjang dari merokok juga ada dalam dampak negatif dari menghisap shisha – penyakit paru-paru, kanker, penyakit kardiovaskular. Tapi resiko tambahan dari merokok shisha adalah kenyataan bahwa ada banyak karbon monoksida dalam ruangan itu,” ujar dr Louis, dikutip dari Tribun News, Selasa, 5 Mei 2015.

Karbon monoksida yang dihasilkan shisha, menurut dr Louis Wang, terjadi lantaran desain shisha yang seperti itu. Jarak antara pipa ke dalam ruang air hingga akhirnya dihisap penggunanya relatif panjang. Proses yang panjang itu lebih banyak menghasilkan karbon monoksida daripada rokok biasa.

“Ruang dalam shisha relatif terpencil, relatif terhadap lingkungan eksternalnya, relatif terhadap perokok yang merokok di udara terbuka,” pungkasnya.

Berikan Komentar