MEDIAJURNAL » Dunia » Menyusul Fotografer James Foley, Steven Sotloff Akhirnya Dipenggal ISIS

Menyusul Fotografer James Foley, Steven Sotloff Akhirnya Dipenggal ISIS

Written by on |
Steven Sotloff

Steven Sotloff / CNN

Dua minggu lalu saat militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengeksekusi Fotografer Freelance Amerika James Wright Foley, ISIS juga mengancam akan mengeksekusi sandera jurnalis Amerika lainnya yaitu Steven Sotloff.

Akhrinya ISIS menepati janjinya tersebut pada Selasa (2/9/2014), Steven Sotloff menyusul rekannnya James Foley yang sudah dipenggal terlebih dahulu. Pemenggalan Steven Sotloff yang video beredar di internet merupakan sebuah pesan kedua bagi Amerika Serikat agar menghentikan serangan udara ke Irak Utara dan Suriah Utara dua wilayah yang telah dikuasai ISIS, algojo ISIS dalam video tersebut diduga sama dengan algojo yang memenggal James Foley dua minggu sebelumnya.

Dalam video pemenggalan Steven Sotlof, sang algojo juga memberikan pesan kepada pemerintah Amerika Serikat, dia menyatakan pemenggalan warga AS oleh ISIS adalah salah Amerika yang masih saja menyerang pasukan ISIS di Irak dan Suriah. “Saya kembali, Obama, dan saya kembali karena kebijakan luar negeri arogan Anda terhadap Negara Islam, Karena rudal-rudal Anda terus menyerang orang-orang kami, maka pisau kami akan terus menggorok leher orang-orang Anda.” kata sang algojo dalam video.

Advertisements

Steven Sotloff sendiri diculik di dekat Aleppo, Suriah utara sejak Agustus 2013 silam, sebelum diculik Steven Sotloff adalah jurnalis untuk majalah Time, Foreign Policy, dan Christian Science Monitor dari Mesir, Libya, dan Suriah.

Laksamana John Kirby, Sekretaris Pers Pentagon, merespon pemenggalan warga negara Amerika Serikat itu dengan rencana akan menambah jumlah pasukan yang akan diberangkatkan ke Suriah dan Irak untuk menggempur ISIS menjadi 820 personil, sebagaimana dilansir dari CNN, Rabu (3/9/2014).

Berikan Komentar