MEDIAJURNAL » Sosial » Mendagri Tjahjo Kumolo Ungkap E-KTP Palsu Buatan Perancis dan China

Mendagri Tjahjo Kumolo Ungkap E-KTP Palsu Buatan Perancis dan China

Written by on |
KTP Indonesia

KTP Indonesia / Tempo.co

Pelayanan pengurusan kartu tanda penduduk elektronik atau “E-KTP” dihentikan sementara oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sampai Januari 2015. Tjahjo Kumolo menghentikan sementara program E-KTP dengan alasan untuk evaluasi sistem, dimana masih ditemukan kelamahan di sana-sini.

Apa yang disampaikan Tjahjo Kumolo tentang carut marutnya E-KTP bukanlah hal yang mengada-ada, politisi PDIP itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan E-KTP palsu yang dibuat di China dan Perancis.

“Padahal hologramnya sah, buatnya di luar, dari Tiongkok dan Prancis,” kata Tjahjo usai membuka acara Rapat Kerja Nasional Pencatatan Sipil Tahun 2014 di Yogyakarta, Minggu (16/11/2014) malam

Advertisements

Tentang bagaimana modus yang digunakan para pelaku pemalsuan E-KTP serta jumlah total temuan E-KTP palsu, Tjahjo enggan memberkannya lebih jauh, menurutnya, hal tersebut adalah kewenangan polisi yang akan menindaklanjutinya.

“Soal modus dan jumlah total e-KTP palsu tersebut sepenuhnya kewenangan kepolisian. (Jumlah) total nanti urusan kepolisian, pengusutan lebih jauh akan diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian.” terangnya sebagaimana diwartakan merdeka.com, Senin (17/11/2014).

Meskipun E-KTP yang ditemukan Kemendagri adalah buatan Perancis dan China, namun Tjahjo menjamin bahwa tidak ada campur tangan asing dalam kasus ini, karena berdasar penyelidikan sementara, para pelakunya pemalsuan adalah orang Indonesia sendiri. “Kalau yang ‘main’ itu ya orang Indonesia sendiri, saya tidak mengatakan orang Kemdagri,” tegasnya.

Tjahjo juga meyakinkan warga Indonesia bahwa Kemendagri akan semakin meningkatkan keamanan data kependudukan seluruh warga negara, sehingga memperkecil peluang data warga negara Indonesia dimanfaatkan pihak asing. “Negara sudah semakin global, tetapi apa pun kunci itu harus ada di tangan Indonesia,” pungkasnya.

Berikan Komentar