MEDIAJURNAL » Kriminal » Mahasiswi Cantik Astry Akay Dibunuh Angga Leonardo Karena Cemburu

Mahasiswi Cantik Astry Akay Dibunuh Angga Leonardo Karena Cemburu

Written by on |
Astry Akay dan Angga Leonardo

Astry Akay dan Angga Leonardo / Facebook

Seorang mahasiswi semester VII Sekolah Tinggi Theologi Parakletos Tomohon bernama Astry Akay, 21 tahun, tewas dibunuh oleh pria yang diduga mantan pacaranya sendiri, Angga Leonardo alias David Muliawan, 27 tahun, dengan sangat keji.

Jasad mahasiswi cantik tersebut ditemukan dengan kondisi sangat mengenaskan pada Rabu (4/2/2015), sekira pukul 07.00 WITA, di kompleks Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon, Sulawesi Utara. Dari hasil otopsi, korban diketahui sempat dipukul di area wajah serta mulut, sebelum ditusuk dengan pisau oleh pelaku di bagian leher dan badannya hingga sepuluh kali.

Polisi yang bergerak cepat melakukan perburuan tersangka pembunuhan Astry akhirnya bisa menangkap Angga beberapa hari setelah kejadian. Angga tertangkap lantaran kecurigaan polisi yang mendapati bercak darah di motor Honda Vario DB 5685 GN milik korban yang digunakan pelaku saat terjaring razia polisi.

Advertisements

AKBP Ratna Setiawati, Kapolres Tomohon mengungkapkan, pelaku membunuh korban lantaran cemburu mendengar korban akan dijodohkan dengan laki-laki lain. Sampai saat ini polisi masih mendalami status antara pelaku dengan korban, apakah masih pacaran atau mantan pacar.

“Menurut yang bersangkutan, dia kecewa karena cemburu mendengar korban akan dijodohkan. Sampai saat ini bersangkutan kecewa. Apakah tersangka diputus atau tidak, ini sedang didalami,” ungkap AKBP Ratna Setiawati, dikutip dari Merdeka.com, Sabtu (7/1/2015).

Polisi menduga pelaku terlalu berlebihan mencintai korban, sehingga saat dia tahu tidak bisa bersama dengan korban, pelaku memilih untuk menghabisi nyawa korban. “Dia sayangnya mungkin berlebihan. Hingga akhirnya, mungkin menurutnya lebih baik orang ini (korban) tidak bersama orang lain dengan cara dibunuh,” lanjutnya.

Sempat beredar kabar yang menyebutkan korban dibunuh karena pelaku mengetahui korban berselingkuh, namun dari keterangan teman-teman korban, tidak ada bukti bahwa korban berselingkuh. Pelaku hanya mendengar kabar bahwa korban akan dijodohkan.

“Tidak ada bukti korban melakukan perselingkuhan. Korban tidak selingkuh, tapi tersangka dengar korban akan dijodohkan,” pungkasnya.

Berikan Komentar