MEDIAJURNAL » Nasional » Lewat Spanduk, Bima Arya Dikatakan Tidak Becus Jadi Wali Kota Bogor

Lewat Spanduk, Bima Arya Dikatakan Tidak Becus Jadi Wali Kota Bogor

Written by on |
Spanduk hina Bima Arya

Spanduk hina Bima Arya / sindonews.com

Wali Kota Bogor, Bima Arya mendapatkan caci maki dari organisasi massa Benteng Pajajaran,  ormas tersebut memasang spanduk yang bertuliskan makian terhadap Bima Arya di Jalan Raya Soleh Iskandar dan Jembatan Ciheleut, pada Rabu (24/9/2014) malam.

“BIMA ARYA WALIKOTA BOGOR TIDAK BECUS JADI WALI KOTA BOGOR, PENCITRAAN, LEBAY, BANCI, DRAKULA, VAMPIR, KUNTILANAK, MANAGEMEN TUKANG CUKUR DAN REFORMASI BIROKRASI ALA BIMA BONGKAR PASANG KAKUS,” tulis ormas Benteng Pajajaran dalam spanduknya.

Samson, Ketua Ormas Benteng Pajajaran menyatakan bahwa Bima Arya gagal total dalam mengemban jabatan sebagai Wali Kota Bogor. Samson menilai Bima Arya sebagai Wali Kota terlalu lebay dan sibuk melakukan pencitraan terhadap diri sendiri.

Advertisements

Samson mencontohkan pencitraan yang dilakukan Bima Arya adalah saat melakukan penutupan Giant Supermarket karena tak berizin, saat melakukanpenutupan Giant Bima Arya enggan memerintahkan tugas tersebut ke Kasatpol PP namun dia tangani sendiri, menurut Samson hal tersebut adalah sebuah pencitraan.

“Kinerja Bima Arya lebay, penuh dengan intrik dan pencitraan, tidak mau menggunakan organ-organ dibawahnya. Seperti contoh penutupan Giant yang bergerak sendiri, padahal disitu ada Kasatpol PP sebagai penegak perda,” jelasnya, Rabu, 24 September malam.

Menurut Samson, ormas Benteng Pajajaran memasang spandung caci maki terhadap Bima Arya agar pria 41 satu tersebut segera introspeksi diri dan menghentikan pencitraan yang dia lakukan. Selain Pencitraan, bima arya juga dituduh ormas Benteng Pajajaran melakukan korupsi, dengan melakukan pencukuran anggaran pemkot Bogor ke kantongnya sendiri.

“Saat ini yang dibangun oleh Bima adalah manajemen tukang cukur yang mencukur terus uangnya masuk kantong sendiri. Harusnya Bima mengedepankan profesionalisme,” tandasnya seperti dilansir dari sindonews.com, Kamis (25/9/2014).

Berikan Komentar