MEDIAJURNAL » Bisnis » KNKT: Ignasius Jonan Salah, Pesawat dengan Tiket Murah Aman Terbang

KNKT: Ignasius Jonan Salah, Pesawat dengan Tiket Murah Aman Terbang

Written by on |
Check-in Counter Bandara

Check-in Counter Bandara / Foto Purwoko

Jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di perairan Karimata pada 28 Desember 2014 silam membuat Menteri Perhubungan Ignasius JonanĀ mengeluarkan kebijakan untuk menaikkan tarif batas bawah harga tiket pesawat. Keputusan tersebut sangat disayangkan banyak pihak, salah satunnya adalah Soerjanto Tjahjono, Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Soerjanto Tjahjono mengatakan, tidak ada dalam sejarah kecelakaan pesawat di seluruh dunia yang terjadi lantaran harga tiket murah atau Low Cost Carrier (LCC). “Belum pernah ada Kecelakaan pesawat karena Low Cost Carrier. Kami tidak menemukan LCC menyebabkan kecelakaan,” ujar Soerjanto di Jakarta, Minggu (25/1/2015).

Menurutnya, sama sekali tidak ada yang salah dengan Low Cost Carrier. Soerjanto memberikan perbandingan bahwa LCC itu ibarat mobil merek Toyota Avanza, sedangkan untuk pesawat premium seperti Garuda Indonesia sebanding dengan mobil merek Mercedes-Benz.

Advertisements

“LCC itu sederhana seperti Avanza, sedangkan Garuda itu seperti Mercedez, jadi gak ada yang salah sama LCC,” terangnya, seperti dikutip dari Merdeka.com, Senin (26/1/2015).

Selain berbicara tentang hubungan Low Cost Carrier dengan kecelakaan pesawat, Soerjanto juga membantah bahwa usia pesawat berhubungan dengan kecelakaan pesawat. Menurutnya, pesawat tua tetap aman digunakan bila maskapai melakukan perawatan yang semestinya.

“Sepanjang dirawat sesuai regulasi yang berlaku nggak ada masalah. Artinya tidak ada satupun kecelakaan di Indonesia karena pesawat tua,” tutupnya.

Berikan Komentar