MEDIAJURNAL » Kriminal » Jadi Korban Penipuan ‘Telepon Keluarga kecelakaan’, Rp 2,3 Juta Lenyap

Jadi Korban Penipuan ‘Telepon Keluarga kecelakaan’, Rp 2,3 Juta Lenyap

Written by on |
Transaksi ATM

Transaksi ATM / testnewsonline.com

Modus penipuan dengan telepon yang mengabarkan anggota keluarga alami kecelakaan kembali memakan korban. Purwanti, 45 tahun, warga Pengasih, Kulon Progo, menjadi korban penipuan dengan modus tersebut pada bulan Februari 2015 lalu.

Diwartakan, Tribun News, Senin (2/3/2015), awalnya korban mendapat telepon dari seorang pria yang mengaku sebagai anggota polisi dari polres magelang. Dalam pembicaraannya, penipu yang mengaku bernama Herianto itu mengabarkan bahwa adik Purwanti baru saja mengalami kecelakaan.

Si penipu mengatakan bahwa adik Purwanti menabrak orang di jalan hingga meninggal, sementara kondisi adik Purwanti, menurut penipu itu, dalam keadaan kritis juga, sehingga membutuhkan biaya pengobatan sebesar Rp 3 juta.

Advertisements

“Dia meminta saya kirim uang Rp3 juta untuk menebus biaya obat,” kisah Purwanti saat memberikan keterangan polisi pekan kemarin.

Saat kejadian, Purwanti hanya bisa menyanggupi untuk mentrasfer sebesar Rp 2 juta saja. Penipu itu kemudian mengiyakan tawaran dari Purwanti. Setelah purwanti mentransfer uang sebesar Rp 2 juta, penipu itu kembali menghubungi Purwanti dan meminta tambahan biaya pengobatan sebesar Rp 300 ribu.

Untuk kedua kalinya, Purwanti mentransfer uang ke penipu. Selang beberapa saat kemudian, Purwanti mencoba untuk menghubungi adiknya. Betapa terkejutnya Purwanti, adiknya mengabarkan bahwa kondisinya baik-baik saja tidak mengalami kecelakaan.

AKP Slamet, Kasubag Humas Polres Kulonprogo mengatakan, penipuan yang dialami Purwanti hingga saat ini masih dalam penyelidikan anggota Satreskrim. Slamet meminta masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan-penipuan dengan modus serupa.

“Sebaiknya masyarakat jangan mudah mempercayai orang lain. Apalagi kabar itu hanya melalui telepon. Perlu dibuktikan dulu misal telepon yang bersangkutan langsung,” kata AKP Slamet.

Berikan Komentar