MEDIAJURNAL » Kriminal » Heboh Kampus ISI Dijual Rp 1 Miliar di Toko Online, Rektor Lapor Polisi

Heboh Kampus ISI Dijual Rp 1 Miliar di Toko Online, Rektor Lapor Polisi

Written by on |
Iklan Kampus ISI Dijual Rp 1 Miliar

Iklan Kampus ISI Dijual Rp 1 Miliar

Jumat, 27 Februari 2014 silam, sebuah iklan di situs jual beli OLX membuat gempar warga Yogyakarta, khususnya dosen dan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta . Bagaimana tidak, di iklan tersebut tertulis bahwa Kampus ISI Jogja dijual dengan harga Rp 1 miliar.

Pengunggah iklan tersebut, akun isi_jogja, memberikan keterangan bahwa iklan tersebut tidak main-main. Si pengiklan mengatakan bahwa kampus ISI dijual untuk menutup biaya pembayaran gaji karyawan honorer dan kontrak di kampus ISI.

Iklan tersebut pada Senin (2/3/2015) sudah tidak ada lagi di halaman OLX. Iklan itu sendiri telah dipastikan palsu oleh pihak kampus ISI. Tidak terima dengan iklan yang ternyata hanya sebuah lelucon itu, Rektor ISI Yogyakarta, Agus Burhan, melaporkan akun isi_jogja ke Polisi.

Advertisements

“Kemarin kami resmi melapor orang yang memposting ke Mapolsek Jetis,” kata Agus Burhan, dilansir Viva.co.id, Selasa (3/3/2015).

Agus mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh akun isi_jogja sudah melewati batas, dia telah mencemarkan nama baik kampus dan juga negara. Seperti diketahui, ISI merupakan salah satu kampus negeri di Indonesia.

Meski memakai akun anonim, Agus optimis polisi bisa mengungkap siapa orang dibalik akun isi_Jogja. “Meski pakai akun tak jelas, saya percaya polisi mampu mengungkapnya,” ujarnya.

Agus tidak membantah bahwa gaji karyawan honorer dan kontrak di kampus ISI belum dibayar, namun dia menegaskan hal itu terjadi hanya karena masalah teknis semata yang disebabkan oleh pergantian pejabat di lingkungan ISI.

“Uang sudah siap semua, namun belum ada payung hukumnya, yaitu SK Menteri Keuangan. Ini masih kami tunggu,” Pungkasnya.

Berikan Komentar