MEDIAJURNAL » Kriminal » Guru SMK Dibacok Muridnya, Pelaku Dendam Karena Sering Dimarahi

Guru SMK Dibacok Muridnya, Pelaku Dendam Karena Sering Dimarahi

Written by on |
Foto Pembunuhan

Ilustrasi Pembunuhan / kemptonexpress.co.za

Hanya karena dendam karena sering dimarahi di depan teman-teman sekolahnya, seorang siswa sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Tangerang tega membacok gurunya sendiri. Bahkan siswa berinisial FA, 16 tahun, itu diduga kuat berniat untuk menghabisi nyawa sang guru, Maryuna, 23 tahun.

Aksi biadab itu dilakukan FA pada Rabu, 7 September 2015 dini hari. Bermodalkan senjata golok, FA menyatroni rumah Maryuna, di Kampung Bubulak, Kelurahan Mekar Bhakti, Panongan, Kabupaten Tangerang. Rumah tersebut juga ditinggali Tri Hartati, 42 tahun, ibu dari Maryuna yang juga ketua yayasan sekolah.

FA masuk ke rumah dengan cara memanjat pohon di sekitar rumah lalu melompak ke genteng kemudian membongkar eternit. Mendengar suara mencurigakan di kamarnya, Maryuna bangun dan mendapati FA sudah di dalam kamarnya. Saat terbangun itulah FA menyabetkan senjata tajam miliknya ke Maryuna.

Advertisements

Selang beberapa saat kemudian Tri Hartati datang ke kamar putrinya untuk menyelematkannya dari serangan FA, namun dia sendiri malah diserah oleh FA. Usai berhasil melukai Maryuna dan Hartati, FA lalu kabur dari rumah korban dengan cara mendobrak pinta belakang.

Komisaris Besar Irman Sugema, Kapolres Kota Tangerang, membenarkan bahwa telah terjadi pembacokan yang dilakukan oleh seorang remaja terhadap gurunya sendiri. Saat ini korban dalam keadaan kritis. “Muryana kritis, kini dirawat di RS Ciputra,” ungkap Irman, dikutip dari Tempo.co, Kamis, 8 Oktober 2015.

Dari keterangan sementara yang berhasil didapat, motif pelaku menyatroni rumah gurunya adalah dendam karena sering dimarahi Maryuna saat telat datang ke sekolah. “Dia suka telat datang ke sekolah dan malas-malasan saat dalam kelas,” pungkasnya.

Berikan Komentar