MEDIAJURNAL » Sosial » Gubernur Ahok Ancam Usir Pelajar yang Suka Tawuran dan Ikut Gengster

Gubernur Ahok Ancam Usir Pelajar yang Suka Tawuran dan Ikut Gengster

Written by on |
Tawuran Pelajar SMA

Tawuran Pelajar SMA / Tempo

Masih ingatkah anda dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tiga minggu lalu, yang melarang siswa perokok dan suka berkelahi diberikan beasiswa, langkah lanjutan yang tak kalah tegas bakal dilakukan Ahok terhadap pelajar Jakarta.

Karena jengah dengan kasus tawuran antar pelajar  di Jakarta yang dari tahun ke tahun tak nampak ada penurunan, Ahok akan memberikan sanksi tegas bagi siswa yang terbukti ikut tawuran.

Ditemui di Balai Kota, Rabu (26/11/2014), Ahok mengancam akan mengeluarkan siswa sekolah negeri yang ikut tawuran, bila siswa yang sudah dikeluarkan dan pindah ke sekolah swasta masih saja tawuran, ahok mengancam akan mencabut izin bersekolahnya di Jakarta.

Advertisements

“Saya sudah katakan tawuran tidak akan berhenti kalau kita tidak kasih sanksi tegas. Jadi kalau kamu tawuran di sekolah negeri, saya keluarkan. Masih tawuran di sekolah swasta saya keluarkan dari Jakarta,” kata Ahok, dikutip dari Tribun News, Rabu (26/11/2014).

Lebih jauh, Ahok juga menyoroti maraknya para siswa sekolah yang membentuk atau tergabung dalam sebuah geng yang suka berbuat onar. Menurutnya, siswa yang terlibat dalam gengster sudah tidak pantas lagi menyandang status pelajar.

“Kita sudah nyatakan gengster dilarang. Kalau mau jadi gengster di luar saja supaya bisa membunuh dan terbunuh. Jadi jangan cuma manfaatin tekan anak-anak di bawah umur kamu atau junior kamu,” tegasnya.

Dengan nada ketus, Ahok meminta para siswa yang jadi anggota gengster untuk berlatih tinju sekalian, sehingga bisa membela Indonesia dalam kejuaraan internasional. “Kalau kayak gitu dibelain jadi rusak. Mendingan dilatih tinju jadi gengster, gue bisa ekspor ke luar negeri. Biar nggak cuma ekspor TKI,” pungkasnya.

Berikan Komentar