MEDIAJURNAL » Sosial » Florence Sihombing, Mahasiswi UGM Penghina Warga Jogja Dipolisikan

Florence Sihombing, Mahasiswi UGM Penghina Warga Jogja Dipolisikan

Written by on |
Florence Sihombing

Florence saat mengisi BBM di SPBU Lempuyangan / Tribun News

Florence Sihombing, gadis yang lewat akun sosial media pathnya menghina warga Yogyakarta karena tak terima terhadap perlakuan petugas SPBU Lempuyangan akhirnya dilaporkan ke polisi oleh LSM Jangan Khianati Suara Rakyat (Jati Sura).

LSM Jangan Khianati Suara Rakyat (Jati Sura) bersama dengan kantor advokat Erry Suprianto melaporkan mahasiswi S2 FH UGM ini ke Polda DIY pada kamis (28/8/2014) pukul 17.30 dengan nomor laporan STBL/644/VIII/2014/DIY/SPKT.

Ahmad Nurul Hakam, dari kantor advokat Erry Suprianto menjelaskan bahwa Florence akan dijerat dengan UU ITE Nomor 11 tahun 2008 tentang pasa penghinaan, pencemaran nama baik, dan provokasi mengkampanyekan kebencian.

Advertisements

“Karena aturan hukum jelas, di UU ITE Nomor 11 tahun 2008, kami laporkan tentang pasal penghinaan, pencemaran nama baik, dan provokasi mengkampanyekan kebencian,” ujar Ahmad Nurul Hakam, dilansir dari Tribun News, Kamis (28/8/2014).

Laporan dari  LSM Jati Sura langsung diserahkan ke Reskrimsus untuk penyelidikan lebih lanjut, Dengan jeratan UU ITE Nomor 11 tahun 2008, Florence Sihombing terancam hukuman penjara hingga 6 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar, sebagaimana dijelaskan oleh Ahmad Nurul Hakam.

Fajar Irianto, dari LSM Jati Sura menyatakan bahwa dia melaporkan Florence karena merasa apa yang telah dilakukan Florence sudah keterlaluan dan meresahkan warga Jogja. Fajar berharap dengan pelaporan ini bisa membuat siapapun untuk lebih berhati-hati dalam bertindak dan berbicara khususnya di sosial media.

Pada Rabu (27/8/2014) kemarin, saat hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) motornya, Honda Scoopy di SPBU Lempuyangan, Florence tiba-tiba menyerobot ke antrian mobil karena antrian untuk motor sangat panjang.

Petugas SPBU Lempuyangan tak mau melayani Florence, petugas tersebut menolak menuangkan BBM non subsidi itu ke tangki motor Florence, lalu Florence meninggalkan SPBU Lempuyangan, karena kesal kemudian dia membuat status menghina warga jogja lewat akun pathnya.

“Jogja miskin, tolol, dan tak berbudaya. Teman-teman Jakarta-Bandung jangan mau tinggal Jogja,” tulisnya pada akun pathnya.

Berikan Komentar