MEDIAJURNAL » Kriminal » Diputusin, Meri Mardianto Siram Air Keras ke Muka dan Dada Mantannya

Diputusin, Meri Mardianto Siram Air Keras ke Muka dan Dada Mantannya

Written by on |
Air Keras

Air Keras / merdeka.com

Orang yang sedang putus cinta akal sehatnya kadang hilang, seperti yang dialami oleh Meri Mardianto, pria ini tega menyiramkan air keras ke muka dan dada mantan kekasihnya lantaran belum bisa menerima diputus cintanya oleh korban.

Korban yang bernama Desi Saraswati (19) warga Panjang Wetan Gang 1 RT 02 RW 07, Pekalongan Utara, beberapa bulan sebelum kejadian memutuskan hubungannya dengan Meri karena tahu bahwa Meri ternyata sudah punya istri, fakta itu terungkap ketika istri Meri mengirimkan SMS ke ayah korban Dasmari, yang membeberkan bahwa Meri adalah pria beristri.

“Jadi karena diputusin sama korban gara-gara ketahuan sudah punya istri. Akhirnya karena sakit hati itulah dia siram pakai air keras,” ungkap petugas Polsek Pekalongan Utara, Briptu Wadiro, dilansir dari merdeka.com, Selasa (16/9/2014).

Advertisements

Setelah putus dari Meri, Desi kemudian menjalin hubungan dengan lelaki lain bernama Budi, keduanya sempat tunangan beberapa hari sebelum kejadian penyiraman air keras. Karena masih belum terima diputusin cintanya dan merasa cemburu karena sang mantan malah sudah move on, Meri pun memutuskan untuk mendatangi rumah Desi pada Minggu (14/9/2014) dan menyiramkan air keras saat Desi sedang duduk-duduk di depan rumah bersama keluarganya.

“Benar, kejadiannya kemarin sekitar jam 20.00 WIB. Kejadiannya pas korban lagi duduk sama adik dan ayahnya tiba-tiba pelaku datang naik motor sama temannya dan menyiramkan air keras ke wajah korban. Adiknya juga kena cuma tidak banyak,” terang Wadiro.

Ayah korban juga mengungkapkan bahwa, dirinya juga pernah mencoba disiram air keras oleh Meri, 10 hari sebelum kejadian yang menimpa anaknya. Saat itu Dasmari baru saja pulang bekerja, ketika masuk gang ke rumahnya, Meri melemparkan air keras ke arahnya namun Dasmari berhasil menghindar.

“Saya yakin saat itu yang melempar saya pakai plastik berisi air keras adalah Meri Mardianto, saya lihat dia nggak pakai helm,” katanya.

Menurt Dasmari, Meri sebelumnya sudah menebar teror ke keluarganya, Meri mengirimkan surat ke rumah Desi yang berisikan foto tanpa busana Desi dan surat cinta, Namun Dasmari meragukan keaslian foto tanpa busana anaknya, dia meyakini foto itu editan Photoshop.

“Foto itu dimasukkan ke dalam amplop. Ada surat cinta mereka beruda, love-love-an. Waktu itu suratnya disampaikan ke kakak saya yang ada di Desa Siwalayan Kabupaten Pekalongan,”¬†tandasnya.

Berikan Komentar