MEDIAJURNAL » Nasional » Diduga Ada Konspirasi Dibalik Teror Berdarah di Paris, Kata Politisi PKS

Diduga Ada Konspirasi Dibalik Teror Berdarah di Paris, Kata Politisi PKS

Written by on |
Politisi PKS Ahmad Zainuddin

Ahmad Zainuddin / Wikipedia

Serangan teror berdarah di Paris, Perancis, pada Jumat, 13 November 2015 silam, yang diduga dilakukan oleh ISIS, mengundang keprihatinan dari seluruh warga dunia, tak terkecuali di Indonesia. Ahmad Zainuddin, Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahterah (PKS) di DPR RI mengutuk keras tindakan biadab para teroris di Paris.

“Tindakan teror, menakuti hingga membunuh manusia dengan alasan apapun tidak bisa dibenarkan. Kita semua mengutuk tindakan biadab terorisme di Paris,” ujar Zainuddin di sela-sela kegiatan reses di dapilnya di Jakarta Timur, Sabtu, 14 November 2015.

Meski mengutuk keras, Zainuddin mensinyalir ada skenario besar atau konspirasi dibalik serangan teror di Paris itu. Politisi yang juga dikenal sebagai pengamat Timur Tengah itu menduga ada kesengajaan pihak-pihak tertentu untuk menarik negara-negara Eropa seperti Perancis untuk terlibat langsung dalam konflik Timur Tengah.

Advertisements

Zainuddin menerangkan, Amerika Serikat selama ini memerangi ISIS sekaligus ingin menjatuhkan presiden Suriah, Bashar al-Assad. Sementara Rusia, memerangi ISIS tapi mendukung Assad. Eropa kecuali Rusia, menurut Zainuddin, mengambil sikap netral, memerangi ISIS seperlunya guna mencegah arus imigran ke Eropa lebih besar lagi.

“Nah, di sini seperti ada upaya menarik keterlibatan Eropa lebih jauh dalam konflik Timur Tengah. Yang tahapan selanjutnya, dalam program global war on terror jilid dua AS. Saya kira teror di Prancis kuat dalam skenario ini,” duga Zainuddin, dikutip dari JPNN, Senin, 16 November 2015.

Zainuddin memperkuat dugaannya dengan mengutip pemberitaan sejumlah media yang mengupas pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, terkait ISIS. Hillary, kata Zainuddin, pernah mengakui bahwa ISIS dibuat sendiri oleh Amerika Serikat.

“Dalam dokumen AS, Menlu Hillary Clinton pernah menyatakan jika ISIS bentukan mereka. Sekarang ISIS diduga di balik teror Paris. Jadi ini hanya permainan saja,” tandasnya.

Berikan Komentar