MEDIAJURNAL » Nasional » Daripada Jadi Jongos Presiden Jokowi, Ali Ngabalin Pilih Hidup di Jalan

Daripada Jadi Jongos Presiden Jokowi, Ali Ngabalin Pilih Hidup di Jalan

Written by on |
Ali Mochtar Ngabalin

Ali Mochtar Ngabalin / merdeka.com

Ali Mochtar Ngabalin, Wakil Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Golkar menegaskan bahwa partai Golkar akan berada di luar pemerintahan Presiden Jokowi dan menjadi partai oposisi.

Ali Ngabalin menilai akan lebih terhormat menjadi oposisi pemerintahan Jokowi-JK daripada berada di dalam pemerintahannya namun hanya menjadi jongos Jokowi. Politisi 45 tahun ini lebih merasa nyaman hidup di jalanan daripada bersama Jokowi.

“Biarlah saya ada di luar bersama-sama Golkar dan Koalisi Merah Putih, lebih baik saya di jalan menjadi merdeka seperti dulu daripada di dalam istana tapi saya menjadi kacung dan jongos,” katanya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (23/8/2014).

Advertisements

Partai Golkar menurut Ngabalin akan membuat sebuan budaya baru di percaturan pilitik Indonesia, yaitu menjadi partai penyeimbang yang selalu melakukan cek dan balance terhadap pemerintah. “Saya harus mengatakan selama berjalan biarkan lah kami dari Golkar membangun sebuah budaya baru melakukan cek and balance, yang dimaknai kekuatan penyeimbang,” ujaranya.

Ali Ngabali menyatakan, meski di luar pemerintahan namun dirinya bersama partai Golkar akan terus mengawasi komitmn seorang Jokowi bersama koalisi kurusnya dalan menyusun kabinet, dia pun meminta koalisi Jokowi untuk konsentrasi terhadap persiapan pemerintahanya saja, jangan mengganggu atau menghujat koalisi Merah Putihnya Prabowo.

“Kita lihat komitmen Jokowi-JK dan koalisi kurus ini sedang menyusun pemerintahan. Saya selalu bilang mari pribadi-pribadi kita bangun, pribadi merah putih. Oleh sebab itu, jangan mengganggu kami dan menghormati orang lain tanpa menghujat,” pungkasnya, dilansir dari Merdeka, Minggu (24/8/2014)

Berikan Komentar