MEDIAJURNAL » Bisnis » Cukai Rokok Naik 10 Persen Tahun 2015, PT HM Sampoerna Keberatan

Cukai Rokok Naik 10 Persen Tahun 2015, PT HM Sampoerna Keberatan

Written by on |
Merek-Merek Rokok

Merek-Merek Rokok / bipromagazine.com

Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menaikan kembali tarif cukai rokok sebesar 10 persen mulai tahun 2015. Direktur Penerimaan dan Kepabeanan DJBC Susiwijono Moegiarso mengatakan, kenaikan tarif cukai rokok sebesar 10% dilakukan untuk menggenjot sektor penerimaan negara dari sektor cukai.

“Dengan besaran 10% dan volume produksi tidak terlalu naik Insya Allah akan tercapai apalagi kalau prediksinya produksi akan naik. Dengan 10% tadi akan melebihi target apalagi kalau produksi volumenya naik, kalau cukai Rp 127,5 triliun bisa lah,” ujar Susiwijono seperti dilansir Detik Finance, Kamis (9/10/2014).

Kebijakan yang akan diberlakukan awal tahun 2015 tersebut mendapat penolakan keras dari PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), Director Corporate Affairs PT HM Sampoerna Tbk Yos Adiguna Ginting mengatakan, rencana pemerintah menaikan kembali cukai rokok sangat memberatkan pelaku usaha. “Kenaikan tarif cukai 10% jelas memberatkan pelaku usaha,” kata Yos Adiguna Ginting.

Advertisements

Menurut Yos Adiguna Ginting, kebijakan tersebut dampaknya akan sangat terasa pada perusahaan rokok sigaret kretek tangan (SKT) yang penyerapan tenaga kerjanya besar. Seperti diketahui, PT HM Sampoerna adalah salah satu produsen SKT terbesar di Indonesia. “Terutama SKT, karena besar penyerapan tenaga kerjanya dan cukai beberapa SKT lebih tinggi dari SKM, produksi tren penurunannya. Sampoerna ini produsen SKT terbesar,” terangnya.

Yos mengatakan, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) telah melaporkan keberatan mereka kepada Kementerian Keuangan dan sedang menunggu jawaban dari pemerintah. “Secara logikanya, susun cukai yang berkeadilan. Kita sudah menyampaikan dan mudah-mudahan pemerintah merespon,” tandasnya.

Berikan Komentar