MEDIAJURNAL » Nasional » Cak Imin: Menteri Kabinet Jokowi Tidak Harus Lepaskan Jabatan Partai

Cak Imin: Menteri Kabinet Jokowi Tidak Harus Lepaskan Jabatan Partai

Written by on |
Muhaimin Iskandar

Muhaimin Iskandar / kompasiana.com

Beberapa waktu lalu Presiden terpilih Joko Widodo mengeluarkan pernyataan bahwa dalam kabinet yang akan dia bentuk nanti harus bebas dari orang-orang yang rangkap jabatan dengan partai, maka dari itu para Menteri yang akan dia pilih nanti mau tidak mau harus melepaskan jabatannya di partai bila ingin tetap jadi menterinya.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merupakan salah satu partai pendukung Jokowi dalam pilpres 2014 menyatakan sikap tidak setuju dengan rencana Jokowi tersebut. Ketum PKB Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa jabatan di partai adalah sebuah korelasi tanggung jawab meski yang bersangkutan menjadi seorang Menteri.

“Menteri itu kan memang tugas utamanya di kabinet,‎ konsentrasi di kabinet itu wajib. Tapi jabatan di partai kan semacam korelasi tanggung jawab,” ujar Muhaimin Iskandar di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakpus, Minggu (24/8/2014).

Advertisements

Muhaimin mengaku bahwa dirinya berencana untuk melakukan pembicaraan pribadi dengan Presiden Jokowi terkait masalah tersebut. Namun Cak Imin juga menegaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya adalah hak prerogatif Jokowi. “Akan segera kita bahas, namun itu kan juga hak prerogatif presiden,” katanya, dilansir dari detik.com, Minggu (24/8/2014).

Meski meributkan masalah kursi menteri yang membantu pemerintahan Jokowi nanti, namun Cak Imin mengaku tidak tahu berapa jumlah Menteri yang akan ditunjuk Jokowi dari PKB, bahkan  Muhaimin tidak tahu nasib dirinya sendiri apakah akan tetap jadi menteri pada pemerintahan selanjutnya.

“Saya sendiri belum tahu apakah Pak Jokowi mau mau mengambil kader PKB sebagai menteri,” pungkasnya.

Berikan Komentar