MEDIAJURNAL » Kriminal » Bu Guru SD Ditangkap BNN Karena Kerja Sampingan Jadi Kurir Narkoba

Bu Guru SD Ditangkap BNN Karena Kerja Sampingan Jadi Kurir Narkoba

Written by on |
Guru Jadi Kurir Sabu

Guru Jadi Kurir Sabu / Tribun News

Dengan dalih tuntuntan ekonomi, seorang guru honorer sekolah dasar (SD) di Jember nekat menjalani profesi sampingan sebagai kurir narkoba. Guru berinisial F, 35 tahun, itu menggunakan baby stroller atau kereta dorong bayi untuk melakukan aksinya agar tidak ketahuan.

Slamet Pribadi, Kepala Bagian Humas BNN mengatakan, aksi bu guru itu terungkap setelah polisi mencurigai adanya mobil pickup masuk ke sebuah gudang di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara. Mobil itu kemudian keluar gedung dengan membawa 17 set kereta dorong bayi.

Petugas BNN kemudian menghentikan mobil tersebut untuk memeriksanya. Benar saja, dalam kereta dorong bayi itu disembunyikan narkoba jenis sabu dengan berat total 16 kilogram. Dalam penangkapan itu, polisi sempat mengamankan sang sopir mobil pickup, namun belakangan dilepaskan karena tidak ditemukan bukti keterlibatan.

Advertisements

“Petugas mencurigai mobil pick up berisi 17 set baby stroller. Setelah digeledah, ditemukan 16.043,2 gram sabu di 15 set baby stroller tersebut,” kata Slamet Pribadi, di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (23/2/2015).

Kepada petugas, wanita asal Nusa Tenggara Timur itu mengaku sudah empat kali melakukan aksinya sebagai kurir sabu. “Sudah empat kali ambil paket di Medan sama Jogja. Karena tuntutan ekonomi, makanya mau jadi kurir,” kata F, dikutip dari Tribun News, Senin (24/2/2015).

Atas perbuatanya, F akan dijerat pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No.35 tentang Narkotika. Dia harus meninggalkan profesinya sebagai guru lantaran harus bersiap menjalani hukuman 5 tahun penjara bila terbukti bersalah.

Berikan Komentar