MEDIAJURNAL » Kriminal » Biadab! Suami Penggal Istrinya Setelah Bertengkar Tentang Makan Siang

Biadab! Suami Penggal Istrinya Setelah Bertengkar Tentang Makan Siang

Written by on |
Foto Pembunuhan

Ilustrasi Pembunuhan / kemptonexpress.co.za

Sungguh biadab! entah setan apa yang merasuki pikiran pria bernama Hendi ini. Pria 35 tahun warga Pauh, Sarolangun, Jambi itu tega membunuh istrinya sendiri, Riska, 37 tahun, dengan golok kemudian memenggal kepalanya.

AKBP Ridho Hartawan melalui Kapolsek Pauh AKP Darmawan mengatakan, peristiwa sadis itu terjadi pada Sabtu (14/2/2015) lalu, sekira pukul 10.00 WIB. Lebih miris lagi, aksi sadis Hendi hanya dilatarbelakangi pertengkaran soal makan siang.

“Mereka ribut di kebun karet. Ya, gara gara soal sepele. Awalnya pelaku dan korban cuma cekcok mulut pas makan siang. Selesai dari sana korban mau makan siang,” kata AKBP Ridho Hartawan, Minggu (15/2/2015).

Advertisements

Hendi dimarahi sang istri karena masih mau makan lagi, padahal sebelumnya Hendi sudah makan hingga menghabiskan sambal. “Tapi pas lihat suami datang istri sempat ngomong nak ngapo kau makan lagi, tadikan sudah makan dan sambal be sudah kau habis ke pelaku,” ujarnya, dilansir Tribun News, Minggu (15/2/2015).

Mendengar omelan istrinya, Hendi naik pitam kemudian mengayunkan golok yang ada di tanganya ke arah istrinya. Sang istri yang tidak siap menerima serangan dari suami akhirnya tewas setelah mendapat bacokan di bahunya sebanyak dua kali.

Tidak puas melihat istrinya tewas begitu saja, hendi kemudian memenggal kepala istrinya yang sudah tewas. Kepala istrinya yang dipenggal kemudian Hendi tenteng di jalanan antara Desa Taman Bandung dan desa tetangga Seko Besar.

“Ya, pas sudah bunuh. Kepala istrinya ditenteng di tangan kiri. Dan di tangannya pegang golok,” pungkasnya.

ZL, salah satu warga sekitar yang melihat Hendi menenteng kepala istrinya sendiri di jalanan desa mengaku ketakutan saat menyaksikan peristiwa tidak berperkemanusiaan itu. Hendi sendiri saat ini sudah diringkus dan diamankan di Rutan Polres Sarolangun.

Berikan Komentar