MEDIAJURNAL » Nasional » Bambang Soesatyo Minta SBY Berhenti Sandiwara dan Bermain Kata-kata

Bambang Soesatyo Minta SBY Berhenti Sandiwara dan Bermain Kata-kata

Written by on |
Bambang Soesatyo / seruu.com

Bambang Soesatyo / seruu.com

Langkah Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan menggugat ke MK UU Pilkada yang telah disahkan oleh Rapat Paripurna DPR beberapa hari lalu mendapat tanggapan dari Politisi Golkar, Bambang Soesatyo.

Bambang Soesatyo meminta agar SBY berhenti bersandiwara dan bermain kata-kata, sikap SBY yang seperti itu menurut Bambang Soesatyo hanya melahirkan ketidak pastian dan tanda tanya di mata masyarakat Indonesia.

“Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, SBY sebaiknya berhenti bermain kata-kata, karena perilaku yang demikian hanya melahirkan ketidakpastian,” kata bambang, dikutip dariĀ Tribun News, Minggu (28/9/2014).

Advertisements

Menurut Bambang, penolakan SBY terhadap UU Pilkada tidak masuk akal, pasalnya SBY sendiri telah menandatangani amanat presiden (ampres) atas RUU Pilkada tersebut pada tahun 2011 silam.

“Kalau SBY menolak RUU Pilkada itu, kenapa baru sekarang? Bukankah dia (SBY) sendiri yang menandatangani amanat presiden (ampres) atas RUU Pilkada tersebut tiga tahun lalu?” kata Bambang.

Bambang mengatakan, Kehadiran Mendagri Gamawan Fauzi yang mewakili pemerintah dalam Rapat Paripurna DPR pengesahan RUU Pilkada adalah bukti bahwa SBY mengetahui segalanya, jadi hal yang aneh bila SBY mengaku kaget dan ingin menggugat.

“Semua juga paham bahwa tidak ada pengaruhnya dia tanda tangan atau tidak. Dalam UU jelas, jika presiden tidak tanda tangan, otomatis dalam waktu satu bulan UU tersebut berlaku,Jadi, bagaimana bisa dia (SBY) tiba-tiba kaget dan mau menggugat?” tandasnya.

Berikan Komentar