MEDIAJURNAL » Kriminal » Anak Aniaya Ibu Kandung Hanya Karena Ditegur Jangan Suka Melamun

Anak Aniaya Ibu Kandung Hanya Karena Ditegur Jangan Suka Melamun

Written by on |
Johanes Saptono alias Dony

Johanes Saptono alias Dony / Tribun News

Gila, yang dilakukan Johanes Saptono alias Dony, 45 tahun, ini sungguh gila! Hanya kerana diingatkan jangan sering melamun oleh ibu kandungnya, Elizabeth Jupri, 79 tahun, Doni marah lalu menganiaya ibunya dengan sebatang kayu hingga babak belur.

Akibat perbuatan gila pelaku, korban mengalami luka parah di bagian kepala, leher, mata kanan, bibir dan telinga. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pondokgede, AKP Untung Riswaji mengatakan, Elizabeth meminta Doni berhenti melamun agar tidak seperti orang gila.

“Pelaku sering melamun di teras rumah, terus beberapa jam sebelum kejadian korban mengingatkan ‘jangan bengong terus, kayak orang gila aja kamu,” ujar Untung di Mapolsek Pondokgede, Rabu (4/2/2015).

Advertisements

Kepada petugas polisi yang memeriksanya, Doni mengaku telah memukul ibunya dengan kayu alas tempat tidur sebanyak 7 kali. Doni melakukan aksi kejam itu karena kesal beberapa kali dibilang tidak waras oleh ibunya sendiri.

“Berdasarkan keterangan pelaku, dia 7 kali memukul korban. Pemicunya, karena pelaku kesal sering dibilang tidak waras,” terangnya, dikutip dari Tribun News, Kamis (5/2/2015)

Usai menganiaya ibu kandungnya, Doni sempat berusaha kabur namun berhasil diringkus oleh tetangganya kemudian diserahkan ke polisi. Saat mencoba kabur itu, dia juga sempat membuang kayu yang dipakai untuk menganiaya ibunya.

“Saat pelaku kabur atau sekitar 20 meter dari tempat kejadian, kayu untuk memukul korban dibuang ke selokan. Tapi sekarang barang bukti itu sudah kita amankan,” lanjutnya.

Akibat aksi kejinya, Doni akan dijerat Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Pasal 84 dan Pasal 351 KUHP ayat dua tentang penganiayaan hingga menyebabkan korban mengalami luka berat. Dia harus besiap-siap menghadapi ancaman hukuman penjara selama 5 tahun.

Berikan Komentar